Home » » Pertandingan Di Batalkan, Manajemen Arema Rugi Milyaran Rupiah

Pertandingan Di Batalkan, Manajemen Arema Rugi Milyaran Rupiah

beritaVIP.com - Pertandingan Di Batalkan, Manajemen Arema Rugi Milyaran Rupiah. Batalnya pertandingan Arema Cronus melawan Pelita Bandung Raya atau Persipasi Bandung Raya (PBR) membawa dampak buruk bagi manajemen dan pelatih Arema. Selain kerugian finansial yang semakin menumpuk sejak liga dihentikan pada 12 April lalu, pelatih juga menyebut pemainnya terganggu secara psikis.

Beban pengeluaran tim mulai bengkak setelah kick off ISL ditunda beberapa kali sebelum resmi bergulir pada 4 April 2015. Itu membuat Arema harus memutar otak mencari pemasukan tambahan untuk menekan biaya akibat kompetisi yang mundur. Manajemen pun harus mencari berbagai cara untuk memenuhi berbagai kerjasama dengan pihak sponsor yang merasa dirugikan. Seperti yang di lansir Oleh beritaVIP.com

"Semakin panjang masa kompetisi, semakin besar pula biaya yang dikeluarkan manajemen," kata Media Officer Arema Cronus Sudarmaji, Sabtu 25 April 2015.

Akibat laga melawan PBR yang batal, setidaknya panitia pelaksana pertandingan merugi Rp 1.300 juta akibat biaya yang terlanjur keluar, mulai dari biaya mencetak sekitar 30 ribu tiket, dan operasional lainnya

"Kasarnya kita merugi Rp 1.300 juta," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Abdul Haris.

Selain manajemen, Haris menyebut ada ribuan masyarakat Malang yang juga kehilangan pemasukan di setiap pertandingan Arema.

"Ada 560 pedagang asongan, 570 pedagang kaki lima dan sekitar 360 juru pakir yang ikut kehilangan pendapatan. Ada ribuan pengusaha lain seperti penjahit, penjual jersey dan aksesoris suporter juga merugi," katanya.

Tak berhenti di kerugian finansial, batalnya laga juga merugikan jajaran pelatih dan pemain. Pelatih Arema Cronus, Suharno menyebut anak asuhnya terganggu secara mental.

"Pembatalan ini sangat mengecewakan, pembatalan pertandingan semuanya menyusahkan kami. Kita sudah menyiapkan sebaik mungkin tapi mendadak batal, anak-anak terganggu mentalnya," kata Suharno.

Meski demikian, Suharno menghormati sikap Kapolri yang tidak memberikan rekomendasi pertandingan. Arema pun kini tetap menunggu sikap dari PSSI dan PT Liga.

"Tetap kita hormati sikap Kapolri. Dan kita tetap menunggu sikap dari PSSi dan PT Liga selaku induk organisasi kami," ujarnya.
Share this article :

Post a Comment