Home » » Irfan Belum Bisa Main di Chonburi, Kenapa Persema Tak Keluarkan ITC?

Irfan Belum Bisa Main di Chonburi, Kenapa Persema Tak Keluarkan ITC?


Jakarta - Sudah dikontrak oleh klub asal Thailand, Chonburi FC, ternyata Irfan Bachdim belum bisa bermain karena persoalan administrasi dengan klub sebelumnya, Persema Malang. Ada apa sebenarnya?

Semalam tiba-tiba Irfan lewat akun twitter-nya, @IrfanBachdim10, curhat mengenai kekesalannya karena Persema menghalangi kepindahannya ke Chonburi dengan menahan International Transfer Certificate (ITC), yang merupakan syarat kepindahan pemain ke kompetisi luar negeri.

Padahal sebelumnya Irfan sudah teken kontrak semusim bersama Chonburi. Persema diklaim meminta uang transfer senilai Rp 2 miliar kepada Chonburi karena Irfan masih terikat kontrak sampai tahun 2014, meskipun dikatakan Irfan bahwa 'Laskar Ken Arok' sudah tidak menggajinya selama 8 bulan.

"Coba melakukan segala hal untuk sepakbola Indonesia. Besok saya akan terbang ke Dubai untuk bertanding demi negara kami," demikian Irfan memulai curhatnya.

"Saya memilih Thailand untuk meningkatkan kemampuan saya. Persema tidak mau bekerja sama untuk menuntaskan transfer saya."

"Saya tidak menerima gaji selama 8 bulan dari Persema. Siapa yang ingin bekerja tanpa digaji 8 bulan? Saya melakukannya karena saya mencintai sepakbola."

"Tapi saya kini harus mengumumkan bahwa saya tidak bisa bermain lagi tanpa menerima uang. Saya dan keluarga butuh makan."

"Persema melakukan segala hal untuk merusak karier saya. Karena mereka tidak mau bekerja sama untuk menyelesaikan urusan transfer saya. Peraturan FIFA mengatakan jika pemain tidak digaji selama 3 bulan, maka dia berstatus bebas transfer."

Sementara itu ketika ditanya soal ITC Irfan, PSSI selaku federasi sepakbola yang juga berwenang mengeluarkan ITC membenarkan jika Irfan berhak memperkuat klub mana pun jika sudah tidak menerima gaji selama tiga bulan. Tapi disebut semua itu ada mekanismenya masing-masing.

"'Sampai saat ini ITC untuk Irfan belum bisa diproses oleh PSSI. Karena Persema sebagai klubnya belum mengurus berbagai kelengkapan untuk segera diterbitkan,'' ujar Direktur Alih Status dan Transfer PSSI, Marcos Paulo kepada detiksport, Sabtu (2/2/2013).

''Kami harus menghormati kedua belah pihak. Saya harap Persema dan Irfan harus bisa menyelesaikan atau berkomunikasi terlebih dahulu. Agar semua masalah ini bisa selesai."

"Memang benar, di FIFA seperti itu. Saya lupa nomor berapa peraturannya. Memang disebutkan bahwa seorang pemain yang tidak digaji oleh klubnya selama 3 bulan bahkan kalau tidak salah 30 hari setelah periode pembayaran gaji tidak dilakukan maka berstatus bebas transfer. Tapi harus ada mekanismenya dari kedua belah pihak, yaitu klub dan pemain,'' tuntas Marcos.

source: detik.com
Share this article :

Post a Comment