Latest Post

Balotelli senang kontrak nya di perpanjang di NICE



Bandarbolapialadunia.com Mario Balotelli masih akan berseragam Nice musim depan. Ini setelah Nice memperpanjang masa tinggal penyerang asal Italia tersebut.

Masa depan Balotelli sempat jadi spekulasi menyusul kontraknya bersama Nice yang habis Juli mendatang. Pasalnya belum ada tanda-tanda Nice akan mengadakan pembicaraan dengan Balotelli terkait kontrak baru.

Tapi kabar baik untuk Balotelli karena Nice tetap mempercayai tenaganya untuk kompetisi 2017/2018 mendatang. Meski demikian tak disebutkan berapa lama durasi kontrak barunya dan isunya Balotelli mendapat pemotongan gaji.

"Meski ada tawaran lain, pemain internasional Italia itu sudah mengorbankan sisi finansialnya untuk tetap melanjutkan - seperti yang dia tegaskan di sesi pramusim - kiprahnya di Nice yang didasarkan atas aspek olahraga serta pilihan hati," demikian pernyataan lengkap Nice seperti dikutip beritavip.com

Nice sendiri mendatangkan Balotelli dengan cuma-cuma musim panas 2016 setelah Liverpool memutus kontraknya. Balotelli yang dianggap sudah "habis" malah bangkit lagi bersama Nice lewat torehan 17 gol dari 28 pertandingan di seluruh kompetisi.

Dia pun sempat melajukan Nice di puncak klasemen sebelum akhirnya klub itu finis tiga besar dan lolos ke Kualifikasi Liga Champions.

Wasit Ini Salah Beri Kartu Merah di Laga konfederasi





Dokterjudi.com video tayangan ulang kembali membantu wasit untuk membuat keputusan yang tepat. Seorang pemain Kamerun sempat mendapat kartu salah alamat dalam laga melawan Jerman.

Dalam pertandingan lanjutan Piala Konfederasi di Fisht Olympic Stadium, Sochi, Minggu (26/6/2017) malam WIB, Jerman memetik kemenangan 3-1 atas Kamerun. Kemenangan itu memastikan Die Mannschaft menjuarai Grup B.

Pada babak kedua, wasit yang memimpin pertandingan, Wilmer Roldan, sempat memberi kartu merah ke pemain yang salah. Tepatnya pada menit 64, saat terjadi pelanggaran pada salah satu pemain Jerman.

Kaki Ernest Mabouka menerjang kaki bagian atas kaki Emre Can. Tapi, Roldan malah mengacungi kartu merah pada Sebastien Siani. Protes pun dilakukan pemain Kamerun, hingga wasit asal Kolombia itu dipanggil untuk melihat tayangan ulang.

Kartu merah untuk Siani dibatalkan, Roldan ganti mengganjar untuk Mabouka. Selepas pertandingan, pelatih Kamerun, Hugo Broos, memberikan komentar atas kejadian itu.

"Saya pikir semua orang bingung termasuk saya. Saya tak tahu apa yang terjadi, itu merupakan kartu kuning, lalu berubah menjadi merah untuk pemain lain," katra Broos di beritavip.com .

"Jangan bertanya pada saya apa yang sebenarnya terjadi! Saya tak mengerti mengenai hal itu dan saya juga tak tahu. Setelah melihatnya lagi, mungkin saya bisa menjawab pertanyaan Anda, tapi ini merupakan kesalahan wasit."

"Wasit tak memberi penjelasan lebih lanjut. Pertama dia memberi kartu merah untuk Siani, jadi operator VAR memanggil dia, dan bilang itu merupakan pemain berbeda. Jadi, mereka melihat kembali kejadian dalam pertandingan dan sadar bahwa itu Mabouka," imbuhnya.

Loew Capai 100 Kemenangan dengan Timnas Jerman



JOKIBOLA.COM mendata Kemenangan atas Kamerun terasa spesial untuk pelatih Timnas Jerman Joachim Loew. Itu menjadi kemenangan ke-100 Loew selama menangani tim itu.

demikian juga beritavip.com melansir Pada pertandingan ketiga Grup B yang dihelat di Sochi, Minggu (25/6/2017) malam WIB, Jerman mengatasi perlawanan Kamerun dengan skor 3-1 lewat gol-gol Timo Werner (dua gol) dan Kerem Demirbay. Kamerun hanya membalas sekali lewat Vincent Aboubakar.

Tambahan tiga poin ini membuat Jerman lolos ke semifinal sebagai juara grup dengan tujuh poin dari tiga pertandingan dan akan menantang Meksiko, untuk berebut tiket final.

Kemenangan kedua Jerman di kompetisi ini terasa makin manis karena Loew sukses mencatatkan kemenangan ke-100 sejak menangani tim ini pada 2006 silam. Eks asisten Juergen Klinsmann itu jadi pelatih Die Mannschaft pertama yang melakukannya.

Loew mengalahkan nama-nama top lainnya seperti Sepp Herberger, Helmut Schoen, Berti Vogt, dan Jupp Derwall. Dari 150 partai bersama Jerman, Loew hanya meraih 27 hasil imbang dan 23 kekalahan dengan total 364 gol serta kebobolan 140 gol.

Meski demikian, total partai Loew masih kalah ketimbang Herberger sebagai pelatih Jerman dengan jumlah partai terbanyak yakni 167 partai, termasuk saat membawa negaranya juara dunia 1954.

Pencapaian terbaik Loew tentu saat membawa Jerman juara dunia 2014 dan runner-up Piala Eropa 2008. Laga pertamanya adalah saat menang 3-0 atas Swedia sebelas tahun silam dengan rekor kemenangan terbesar adalah 13-0 atas San Marino.

Arsenal Mungkin Juara Liga Champions jika ada hal INI



Judi bola piala dunia - pelatih arsenal arsene Wenger mengingat-ingat lagi momen-momen yang bisa berbeda hasilnya jika ada Video Assistant Referee (VAR). Final Liga Champions 2006 salah satunya.

teknologi VAR mulai digunakan resmi FIFA pada Piala Dunia Antarklub 2016 lalu, berlanjut ke Piala Konfederasi 2017 saat ini. Teknologi di diperkirakan bakal jadi masa depan sepakbola.

Penggunaan VAR diharapkan bisa mengurangi kesalahan-kesalahan keputusan di pertandingan. Presiden FIFA Gianni Infantino mengaku puas dengan kinerja teknologi itu sejauh ini.


Manajer Arsenal Arsene Wenger merasa jika VAR datang lebih cepat, maka akan ada banyak hasil berbeda diraih timnya. Salah satunya adalah hasil di final Liga Champions 2006, kala Arsenal kalah 1-2 dari Barcelona.

Wenger menilai gol penyama Arsenal yang dicetak Samuel Eto'o tercipta dalam posisi offside. Selain itu dia juga menyinggung keputusan-keputusan di pertemuan dengan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions 2010/2011 dan kekalahan 2-11 dari Bayern Munich musim kemarin.

"Saya akan memilih gol penyama Barcelona di final Liga Champions 2006 karena itu offside dan kami sedang unggul 1-0 dengan sisa 30 menit lagi. Itulah trofi yang saya rindukan di sini, jadi itulah yang terpenting," kata Wenger kepada beritavip.com

"Yang kedua adalah kartu kuning kedua Robin van Persie di Barcelona 2011. Karena ini adalah momen di mana kami bisa lolos melawan sebuah tim yang sangat kuat dan itu keputusan yang sangat sulit untuk diterima, itu pada dasarnya membunuh kans kami."

"Setelah itu mungkin saya akan memilih keputusan yang masih baru-baru ini, melawan Bayern Munich ketika Koscielny diusir untuk sebuah penalti ketika Lewandowski dalam posisi offside. Itu tiba-tiba saja muncul di pikiran saya sekarang, tapi mungkin saya lupa dengan banyak kejadian lainnya," imbuhnya dikutip Sky Sports.
Liga Champions musim 2005/2006 menjadi kans terbaik Arsenal menjuarai Liga Champions. Itu adalah satu-satunya final Liga Champions untuk mereka sejauh ini.

Tottenham diperkirakan jeblok lagi di Liga Champions



Agen bola piala dunia 2018sepak terjang Tottenham Hotspur di Liga Champions musim lalu cuma sampai fase grup. Ini semua karena Spurs diyakini belum kuat mental main di kompetisi itu.

Beritavip.com walau Berstatus sebagai peringkat ketiga Premier League, Spurs sebenarnya diunggulkan untuk melaju dari grup yang diisi AS Monaco, Bayer Leverkusen, dan CSKA Moskow. Tapi performa Spurs begitu buruk terutama di kandang dengan menelan dua kekalahan.

Pada akhirnya Spurs cuma finis posisi ketiga dan turun kasta ke Liga Europa di mana mereka juga langsung tersingkir di babak 32 besar. Kiprah The Lilywhitesdi Eropa pun begitu buruk musim lalu dan berbanding terbalik ketika melihat Spurs yang trengginas di Premier League.

Memang Spurs bisa berdalih bahwa bermain di Stadion Wembley menyulitkan mereka karena White Hart Lane tengah direnovasi. Meski demikian, para pemain Spurs dianggap memang belum cukup kuat mentalnya bermain di ajang Eropa yang menuntut segala-galanya.

"Tentu saja sangat disayangkan melihat apa yang terjadi dengan mereka musim lalu, tapi skuat Tottenham saat ini memang terlalu muda untuk Liga Champions," tutur eks bek Spurs, William Gallas, seperti dikutip Daily Star.

"Laga melawan Monaco dan Bayer Leverkusen di fase grup membuktikan bahwa mereka butuh lebih banyak pengalaman," sambung pemain yang membawa Spurs mencapai perempatfinal Liga Champions di musim 2010/2011 itu.

"Liga Champions itu berbeda dengan Premier League. Anda butuh pengalaman, Anda harus lebih cerdas dan tetap fokus."

"Jika Anda membandingkan skuat kami saat ini dengan yang dulu, kami saat itu punya banyak pemain tua dan yang lebih berpengalaman," tutupnya.

Pertikaian sengit di Ruang Ganti Juve Saat Jeda Final Liga Champions



agen bola piala duniaLeonardo Bonucci membantah kabar percekcokan di ruang ganti Juventus saat jeda final Liga Champions. Dia juga menampik terlibat keributan dengan pemain lain.

Juve gagal mewujudkan treble setelah kalah di final Liga Champions melawan Real Madrid. Bertanding di Millennium Stadium pada awal Juni lalu, Bianconeri menyerah dengan skor 1-4.

Laporan yang beredar belakangan ini menyebutkan bahwa ada adu mulut di ruang ganti Juve saat pergantian babak. Percekcokan itu kabarnya melibatkan Bonucci.

La Stampa melaporkan bahwa Bonucci sampai menampar Dybala untuk 'membangunkan' pemain asal Argentina itu. Permainan Dybala terlihat berbeda setelah mendapat kartu kuning di awal babak pertama karena melanggar Luka Modric.

Bonucci yang marah juga dikabarkan menyalahkan Andrea Barzagli atas kesuksesan Marcelo mengacak-acak lini belakang Juve dari sisi kiri. Barzagli yang tidak terima kemudian menyalahkan Bonucci atas gol pertama Cristiano Ronaldo.

Namun segala tuduhan itu dibantah oleh Bonucci. Lewat akun Facebook-nya, bek internasional Italia itu merilis pernyataan terkait isu tersebut. Bonucci juga siap membawa permasalahan ke jalur hukum jika isu ini tak juga reda.

"Berkaitan apa yang ditulis dalam beberapa hari terakhir oleh beberapa media terkait dugaan cekcok dan adu mulut yang mungkin melibatkan saya dan teman setim lainnya, saya pikir sudah tiba saatnya saya menjelaskan:

"Yang dituliskan atau dibicarakan tidak ada yang benar. Tidak ada argumen, apalagi adu fisik terkait saya atau yang lainnya. Jeda antara babak pertama dan babak kedua di final Liga Champions adalah interval seperti lainnya di mana, saya ulangi, tidak ada yang terjadi."

"Hanya ini kata-kata yang ingin saya katakan terkait situasi ini dan saya harap ini akan jadi yang terakhir. Kalau ini tidak cukup untuk mengklarifikasi situasi dan menunjukkan kebenaran, saya akan siap untuk meminta pengacara saya agar mempertahankan nama baik dan kehormatan saya," tulis Bonucci seperti dilansir beritavip.com .

Mental Pemain Timnas U-19 Masih CUPU




Situs alternatif IBCBET 2017Timnas Indonesia U-19 menutup tur ujicoba ke Jawa Timur dengan kemenangan. Meski demikian, mental bertanding skuat 'Garuda Muda' dinilai masih harus dibenahi.

Timnas Indonesia melakoni dua pertandingan selama berada di Jawa Timur. Dua tim yang dihadapi adalah Persibo Bojonegoro dan Malang United.

Setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persibo, Sabtu (17/6/2017), Timnas akhirnya menang saat melawan Malang United. Egy Maulana dkk. menggebuk lawan dengan skor 5-0, Selasa (20/6/2017).

Timnas U-19 yang dipersiapkan untuk berlaga di Piala AFF September mendatang, dinilai masih punya banyak pekerjaan rumah. Salah satunya adalah mental bertanding yang masih harus diperbaiki. Hal itu seperti diungkapkan oleh sang pelatih, Indra Sjafri.

"Kami akui lawan (Malang United) memang di bawah kita, tapi ini menjadi tambahan pengalaman buat Timnas U-19," buka Indra dalam rilis yang diterima detikSport.

"Mental pemain masih kami perbaiki. Sekali lagi target Timnas U-19 adalah juara Piala AFF bulan September nanti. Besok Timnas U-19 libur hingga 2 Juli mendatang. Tanggal 3 Juli nanti kita langsung TC di Bali," lanjut Indra yang mengantar Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF 2013 itu.

Setelah berlibur panjang, Timnas U-19 akan ditunggu dua lawan ujicoba yakni menghadapi Persewangi Banyuwangi (8/7) di Bali dan klub La Liga Espanyol (14/7) di Bandung, sebelum kembali menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta (15/7).